Teknologi Pendinginan Terbaru Infinix, Suhu Turun 3 Derajat

TEMPO.CO, Jakarta – Infinix memperkenalkan teknologi pendingin cair 3D Vapor Cloud Chamber (3D VCC) pada Kamis, 21 Juli 2022. Untuk pertama kalinya, Infinix mencapai peningkatan volume ruang dengan menggunakan desain inovatif pada dimensi bentuk VC.

Desain itu dinilai meningkatkan pembuangan terutama panas dan mendukung kinerja smartphone, ponsel gaming, yang lebih baik. Teknologi desain yang berdampak, antara lain, pengurangan frekuensi CPU ini telah disertifikasi Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Cina.

Teknologi pendingin cair 3D VCC disebut sebagai peningkatan besar dibandingkan VC biasa. Volume evaporator, kapasitas penyimpanan udara, dan fluks panas ditingkatkan. Secara keseluruhan, volume udara dan debit injeksi maksimum meningkat 20 persen dibandingkan dengan teknologi desain VC konvensional.

Panas dari VC menguapkan air di evaporator, menghilangkan panas berlebih. Uap panas masuk ke kondensor, di mana ia memperbaiki dan mengembun kemudian kembali ke evaporator melalui struktur sumbu internal. Terjadinya sistem sirkulasi panas dan dingin dengan udara dan uap.

Dengan menambahkan tonjolan ke bagian depan selubung, 3D Vapor Cloud Chamber hampir dapat menyentuh chip, yang menurunkan ketahanan termalnya. Hal ini meningkatkan konduktivitas termal, kinerja, dan pembuangan panas dengan mengurangi ketahanan termal ruang pelindung-ke-uap.

Jika dibandingkan dengan desain 2D, VCC yang 3D ini mampu menurunkan suhu tiga derajat lebih rendah dan menghilangkan panas 12,5 persen lebih cepat.

Tim Litbang Infinix merancang konstruksi internal 3D untuk menyeimbangkan rata dan volume ruang internal. Kedua, mempertahankan struktur sumbu dalam dimensi 3D. Seperti diketahui, arsitektur sumbu VC tradisional datar dan dapat dilipat di area transisi awan 3D, membentuk ruang.

Menggunakan analisis kepadatan struktur kapiler dan teknik yang maju, tim penelitian dan pengembangan Infinix meningkatkan kinerja sumbu. Juga dipertimbangkan: adaptasi rumah depan. Tim Infinix menilai bukaan rangka depan dan paduan untuk mengurangi ketahanan termal, dan keunggulan adaptasi rangka depan.

Sesuai dengan filosofinya “The Future is Now”, Infinix mengatakan akan lebih mengeksplorasi teknologi pembuangan panas smartphone. Infinix akan membuat VC yang lebih tipis dan memiliki lebih banyak tonjolan.

Mereka juga menemukan cara kreatif untuk menggunakan bahan, dan bahkan dapat menggabungkan bingkai tengah smartphone dan VCC 3D menjadi satu bagian. Atau, mengecilkan seluruh modul pendingin komputer agar muaturun dalam jeroan ponsel.

Tentu ini menjadi kabar baik bagi pemain game di smartphone yang biasa peduli dengan pembuangan panas pada perangkat.

GSM ARENA, FONEARENA

Baca juga:
Counterpoint Ungkap Harga Dasar Xiaomi 12S Ultra dengan Sensor Sony-nya

Teknologi

Pembelajaran mendalam hampir dapat memprediksi dengan sempurna bagaimana es terbentuk

Para peneliti telah menggunakan pembelajaran mendalam untuk memodelkan lebih tepat daripada sebelumnya bagaimana kristal es terbentuk di atmosfer. Makalah mereka, yang diterbitkan minggu ini di PNAS, mengisyaratkan potensi untuk secara signifikan meningkatkan akurasi prakiraan cuaca dan iklim. Para peneliti menggunakan pembelajaran mendalam untuk memprediksi bagaimana atom dan molekul berperilaku. Pertama, model dilatih pada simulasi skala […]

Teknologi

Seribuan Peserta Ikuti Konferensi Jurnalisme Data dan

Memuat… Konferensi Jurnalisme Data dan Komputasi Indonesia (DCJ-CI) 2022 resmi dimulai Rabu, 27 Juli 2022 dan akan berlangsung hingga Sabtu, 30 Juli 2022. Foto/Istimewa JAKARTA – Konferensi Jurnalisme Data dan Komputasi Indonesia (DCJ-CI) 2022 resmi dimulai Rabu, 27 Juli 2022 dan akan berlangsung hingga Sabtu, 30 Juli 2022. Konferensi ini merupakan yang pertama di Indonesia […]

Teknologi

BMW X4 terbaru hadir lebih “sporty”

Jakarta (ANTARA) – Setelah peluncuran The Rebels Are Back: BMW X3 M Competition dan BMW X4 M Competition pada Juli 2022, BMW Indonesia kini memperkenalkan penyegaran dari BMW Sports Activity Coupe, BMW X4 xDrive30i M Sport. Sejak BMW X4 generasi pertama diluncurkan pada tahun 2014 di Indonesia, kendaraan ini berhasil memopulerkan desain Sports Activity Coupé. […]