Lima Hal Ini Masyarakat Bisa Berinvestasi Finansial

Lima Hal Ini

Lima Hal Ini : Perekonomian Indonesia di tahun 2022 akan membaik, seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat karena kasus Covid-19 yang mulai terkendali.

Selain konsumsi masyarakat yang meningkat, faktor-faktor seperti menggeliatnya lagi industri pariwisata serta tidak mengharapkannya tarif listrik untuk industri dan turut menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Menyikapi hal ini, Bibit, aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN), mengajak masyarakat untuk berinvestasi dalam rangka mencapai tujuan keuangan mereka yang beragam.

Menurut William, PR & Corporate Communication Lead Bibit, beberapa bulan terakhir menunjukkan animo masyarakat yang meningkat terhadap hal-hal yang sifatnya konsumtif seperti liburan dan membeli barang-barang impian.

Dia menyebut, terdapat Lima Hal Ini yang perlu menjadi perhatian masyarakat agar mereka tetap sehat secara finansial. Pertama, menghindari yang namanya besar pasak daripada tiang. Artinya, masyarakat diimbau untuk tidak membelanjakan uang yang lebih besar daripada yang mereka hasilkan atau miliki.

Kedua, bagaimana cara berinvestasi dengan benar. Di Bibit, kami selalu mengajak semua pengguna untuk berinvestasi sesuai dengan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan keuangan yang ingin mereka capai.

Bibit juga dilengkapi dengan fitur Goal Setting yang membuat investasi lebih terarah dalam rangka mencapai tujuan keuangan. Misalnya, untuk teman-teman yang berniat membeli apartemen seharga Rp350 juta dalam waktu lima tahun ke depan, fitur Goal Setting Bibit dapat menghitung berapa jumlah uang yang perlu teman-teman investasikan setiap bulannya.

Ketiga, memahami bahwa konsistensi keuangan merupakan kunci utama dalam mencapai tujuan. Terkait hal ini, Bibit memiliki fitur Nabung Rutin (autodebet) yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna yang telah menggunakan Bank Jago dan GoPay sehingga mereka dapat berinvestasi secara konsisten dan bebas lupa.

Keempat, apabila kita termasuk kategori investor pemula yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai seluk-beluk investasi, berinvestasilah dalam instrumen investasi yang dikelola oleh para profesional.

Sebagai contoh, investasi reksa dana sederhana dan disarankan untuk investor pemula karena dengan investasi reksa dana, artinya kita mempercayakan uang kita dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional.

Terakhir, memastikan bahwa platform yang membantu masyarakat dalam berinvestasi harus memiliki platform yang sudah ada dan didukung oleh regulator di sektor jasa keuangan. Terkait hal ini, Bibit adalah investasi yang telah berizin dan penawaran oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apa yang kami lakukan adalah semata-mata untuk menegaskan bahwa siapapun, terlepas dari latar belakang sosial dan ekonomi apapun, berhak atas masa depan keuangan yang lebih baik melalui cara-cara investasi yang benar di modal.

rangkuman.my.id
Finansial

Setrega – Platform Regulasi Analitis Global

Setrega adalah Platform Analitis Peraturan Global yang memberikan solusi komprehensif kepada lembaga keuangan untuk mematuhi satu atau lebih Otoritas Pengatur. Melalui otomatisasi yang sangat dapat disesuaikan dan ujung ke ujung, Setrega membantu klien untuk mengonfigurasi Data Pelaporan, API Pelaporan, Pengaturan Penghubung/Pengintegrasian, Persyaratan Pembuatan Laporan, Persyaratan Validasi Laporan, Mode Pengiriman Laporan, dan Manajemen Umpan Balik. Sebagai […]

rangkuman.my.id/
Finansial

Apakah Anda Siap untuk Menjadi Digital PPN Sepenuhnya?

Sebagai pemilik usaha kecil, Anda akan tahu bahwa semua Pengembalian PPN telah digital, yaitu online, untuk beberapa waktu. Tetapi Anda mungkin tidak menyadari bahwa rencana HMRC tidak berhenti di situ. Dalam waktu kurang dari satu tahun, Anda akan memiliki serangkaian persyaratan yang sangat berbeda untuk dipenuhi. Fase Satu dari proses Make Tax Digital yang baru […]

rangkuman.my.id
Finansial

Pikirkan Dua Kali Sebelum Mendapatkan Nasihat Keuangan Dari Bank Anda

Angka mengejutkan ini berasal dari tinjauan baru-baru ini atas saran keuangan yang ditawarkan dari empat bank besar oleh Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC). Bahkan lebih mengejutkan: 10% dari nasihat ditemukan membuat investor berada dalam posisi keuangan yang lebih buruk. Melalui “model bisnis yang terintegrasi secara vertikal”, Commonwealth Bank, National Australia Bank, Westpac, ANZ, dan […]