pinjaman rumah: Laporan krisis menjelaskan mengapa pembiayaan perumahan

Aset yang dikelola perusahaan pembiayaan perumahan (AUM) ditetapkan untuk tumbuh 10-12% pada 2022-23 dibandingkan dengan 8 persen pada tahun keuangan sebelumnya, sebuah laporan baru oleh lembaga pemeringkat Crisil mengatakan. Namun terlepas dari pertumbuhan yang lebih baik ini, mereka masih akan kehilangan pangsa pasar dari bank, menurut laporan tersebut.

Permainan pinjaman rumah yang semakin agresif akan membantu bank terus mendapatkan pangsa pasar dengan mengorbankan HFC, katanya.

Data menunjukkan bahwa bank telah secara konsisten memakan pangsa pasar HFC dalam empat tahun keuangan terakhir. Pada Maret 2022, bank memiliki 62% pangsa pasar.

Menurut Crisil, tren pangsa pasar ini tidak mungkin berubah dalam waktu dekat. Penggabungan baru-baru ini antara pemodal rumah murni HDFC dengan HDFC Bank hanya akan meningkatkan tren, agensi mencatat.

Perumahan yang terjangkau adalah satu-satunya area di mana HFC tumbuh relatif lebih cepat. Ini karena persaingan dari bank relatif lebih sedikit di segmen itu, kata laporan itu.

HFC akan mengalami kesulitan untuk mencoba menumbuhkan pangsa pasar mereka lebih dari bank mengingat biaya pendanaan mereka yang lebih tinggi, menurut pengamatan Crisil.

Dapat dicatat di sini bahwa sementara sebagian besar HFC memiliki akses mudah ke pendanaan, mereka tidak memiliki pijakan yang sama dengan bank yang memiliki basis simpanan besar (berbiaya rendah).

Menurut Crisil, “Mengingat tantangan seperti spread tipis, kondisi peraturan yang ketat, dan kurangnya kedalaman di pasar obligasi korporasi, HFC perlu menyelaraskan kembali model bisnis mereka.”

Badan tersebut mengatakan pihaknya mengharapkan semakin banyak HFC untuk bermitra dengan bank; dengan cara ini, kedua mitra dapat memanfaatkan kekuatan masing-masing. Sejumlah ikatan semacam itu telah terjadi, katanya.

Badan tersebut mengatakan segmen pinjaman rumah inti untuk HFC akan tumbuh sebesar 15 persen di FY23, sementara pertumbuhan pembiayaan pengembang dan pinjaman terhadap properti akan terus diredam.

Pada tahun keuangan terakhir, kisah pertumbuhan HFC memiliki dua bagian yang berbeda. Di paruh pertama, hanya ada pertumbuhan 2 persen YoY karena gelombang Covid kedua. Tetapi paruh kedua melihat lonjakan 14 persen dalam pertumbuhan tahunan.

Bisnis

Transformasi Bisnis Waralaba di Indonesia: Strategi Bertahan dan Berkembang di Era Pasca-Pandemi 2024

Industri waralaba Indonesia tumbuh 12% di 2024, ketahui strategi bertahan dan berkembang di era pasca-pandemi untuk bisnis Anda.

Selengkapnya
Bisnis

Kebangkitan Ekonomi Kreatif di Indonesia: Bagaimana UMKM Lokal Menembus Pasar Global pada 2024

UMKM Indonesia tembus pasar global lewat ekonomi kreatif dengan ekspor naik 22% di 2024, didukung teknologi dan e-commerce.

Selengkapnya
Bisnis

Revolusi Pembayaran Digital di Indonesia: Bagaimana QRIS Mengubah Lanskap Bisnis dan Perilaku Konsumen pada 2024

QRIS melonjak 120% di 2024, ubah cara bisnis dan konsumen bertransaksi dengan percepatan inklusi keuangan dan pertumbuhan UMKM yang signifikan.

Selengkapnya