PSB berencana untuk membuat pusat talent pool

Bank-bank yang dikelola negara mengusulkan untuk menciptakan kumpulan talenta sentral dan menyelesaikan strategi bisnis tiga tahun untuk masing-masing bank, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing mereka.

Kumpulan bakat ini akan memiliki pakar domain tingkat senior dari semua bank sektor publik (PSB) dan akan berupaya membangun kolaborasi peer-to-peer dengan berbagi teknologi, operasi, dan kemampuan orang, kata seorang eksekutif senior bank. “Tim ini selanjutnya akan bekerja sama dengan semua bank, dan membimbing, menahan dan melatih bank-bank yang tertinggal untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Kesepakatan yang luas adalah bahwa

akan memimpin inisiatif ini untuk bank-bank yang berbasis di Chennai dan Bengaluru, dan untuk PSB Delhi-Kolkata. Untuk bank Mumbai-Pune, dan akan bersama-sama memimpin program.

“Bank melalui pengelompokan ini juga akan mengidentifikasi area kolaborasi eksternal termasuk e-niaga, agregator akun, dan platform digital eksternal untuk kepentingan bersama,” kata eksekutif lain yang mengetahui perkembangan tersebut.

Pada bulan April, setelah konklaf PSB Manthan, pemerintah meminta PSB untuk membuat peta jalan tiga tahun untuk strategi bisnis mereka dan menyarankan agar mereka mengeksplorasi lebih banyak kolaborasi di antara mereka sendiri, dengan bank-bank besar berbagi praktik terbaik dengan yang lebih kecil dan membimbing mereka di area di mana mereka membutuhkan keahlian.

Oleh karena itu, enam kelompok dibentuk untuk melihat dan menyarankan langkah-langkah untuk area fokus utama termasuk layanan pelanggan, digitalisasi, insentif SDM, tata kelola, dan kolaborasi.

PSB telah menyaksikan perubahan haluan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah memulihkan 5,17 lakh crore dari aset non-performing dan 1,24 lakh crore dalam akun yang dihapuskan sejak FY15. Rasio NPA bruto PSB telah meningkat dari 14,6% pada 31 Maret 2018, menjadi 7,4% pada 31 Maret 2022, sedangkan rasio NPA net pulih dari 8% menjadi 2%. Aset tertekan turun dari 15,3% menjadi 8,7%.

Bisnis

Transformasi Bisnis Waralaba di Indonesia: Strategi Bertahan dan Berkembang di Era Pasca-Pandemi 2024

Industri waralaba Indonesia tumbuh 12% di 2024, ketahui strategi bertahan dan berkembang di era pasca-pandemi untuk bisnis Anda.

Selengkapnya
Bisnis

Kebangkitan Ekonomi Kreatif di Indonesia: Bagaimana UMKM Lokal Menembus Pasar Global pada 2024

UMKM Indonesia tembus pasar global lewat ekonomi kreatif dengan ekspor naik 22% di 2024, didukung teknologi dan e-commerce.

Selengkapnya
Bisnis

Revolusi Pembayaran Digital di Indonesia: Bagaimana QRIS Mengubah Lanskap Bisnis dan Perilaku Konsumen pada 2024

QRIS melonjak 120% di 2024, ubah cara bisnis dan konsumen bertransaksi dengan percepatan inklusi keuangan dan pertumbuhan UMKM yang signifikan.

Selengkapnya