Bank sektor publik untuk meningkatkan lebih banyak modal untuk mendanai pinjaman

Bank sektor publik kemungkinan akan meningkatkan modal tier-1 (AT-1) tambahan untuk memenuhi persyaratan pertumbuhan bisnis mereka tahun ini, tidak seperti di TA 2022, ketika mereka meningkatkan modal untuk memenuhi persyaratan rollover mereka, menurut perusahaan pemeringkat. Penerbitan obligasi AT-I kemungkinan akan turun menjadi sekitar Rs 20.000 crore miliar di FY’2023, dari tertinggi sepanjang masa hampir Rs 42.800 crore fiskal terakhir. di TA 2022.

Karena mayoritas obligasi di TA’2017 termasuk opsi beli di tahun kelima, penerbitan di TA’2022 didorong oleh kewajiban pembiayaan kembali dari masalah tersebut, kata perusahaan pemeringkat. Setelah dikurangi penawaran baru dan penebusan antara April dan Juli 2022, obligasi AT-I yang beredar pada tanggal 31 Juli 2022 adalah Rs. 1,02 lakh crore. Dengan sekitar Rs. 20000 crore dalam perkiraan penerbitan sepanjang FY2023 dan perkiraan penebusan sekitar Rs14700 crore, obligasi AT-I yang beredar diharapkan mencapai sekitar Rs 1,1 lakh crore pada 31 Maret 2023.

“Bank sektor publik diharapkan untuk meningkatkan Rs 20100 crore dalam obligasi AT-I selama TA 2023, tetapi penerbitan sektor swasta diharapkan tetap sederhana tergantung pada peluang pasar” kata Anil Gupta, Wakil Presiden, Icra. “Tidak seperti di TA 2022, ketika penerbitan sebagian besar didorong oleh persyaratan rollover, penerbitan oleh bank publik di TA 2023 terutama didorong oleh persyaratan pertumbuhan.”

Selera investor untuk obligasi AT-I bank umum telah didukung oleh posisi keuangan mereka membaik dan peningkatan kemampuan untuk melayani mereka setelah berangkat dari akumulasi kerugian mereka terhadap rekening premi saham mereka, kata Icra. Imbal hasil obligasi AT-I yang baru-baru ini diterbitkan oleh bank umum berkisar antara 8,0-8,75%, dibandingkan dengan 7,25% pada obligasi pemerintah lima tahun dan 7,55% pada obligasi korporasi AAA lima tahun. Meskipun kupon obligasi yang diterbitkan baru-baru ini lebih besar dari kupon obligasi yang diterbitkan di TA 2022, itu masih lebih rendah dari tingkat obligasi yang diterbitkan sebelumnya di TA 2017 dan TA 2018, kata perusahaan pemeringkat.

peluang bisnis terbaru
Bisnis

10 Peluang Bisnis Terbaru yang Menjanjikan Tahun Ini

Dalam dunia yang terus berkembang, inovasi dan tren baru selalu membuka peluang bagi para pengusaha yang ingin merintis usaha. Jika Anda mencari peluang bisnis terbaru yang memiliki prospek cerah, tahun ini menawarkan berbagai opsi menarik yang patut dipertimbangkan. Dari sektor digital hingga keberlanjutan lingkungan, berikut adalah daftar 10 bisnis yang berpotensi besar menghasilkan keuntungan. 1. […]

Selengkapnya
Jasa SEO Malang
Bisnis

Tingkatkan Website Anda dengan Jasa Optimasi Website Malang

Di era digital yang semakin kompetitif, memiliki website saja tidak cukup. Agar bisnis Anda dapat bersaing dan dikenal luas, diperlukan strategi optimasi yang tepat. Salah satu langkah efektif adalah dengan memanfaatkan Jasa SEO Malang, yang menawarkan layanan profesional untuk meningkatkan visibilitas dan performa website Anda di mesin pencari. Mengapa SEO Penting untuk Website Anda? Search […]

Selengkapnya
franchise bisnis
Bisnis

Pilihan Franchise Bisnis Terbaik untuk Pemula

Memulai bisnis dari nol sering kali menjadi tantangan yang besar bagi pemula. Selain keterbatasan pengalaman, kebanyakan pengusaha pemula juga menghadapi keterbatasan dalam hal pengetahuan pasar, manajemen operasional, dan strategi pemasaran yang efektif. Di sinilah konsep franchise bisnis menjadi alternatif yang menarik bagi mereka yang ingin membangun usaha dengan risiko lebih rendah. Apa Itu Franchise Bisnis? […]

Selengkapnya